Kata Mutiara Islam 61-80

61. “Kematian tidaklah menunggu kita bertaubat, tapi kitalah yang menunggu kematian dengan bertaubat”

62. “Musibah yang membuatmu kembali kepada Allah lebih baik dari nikmat yang membuatmu lupa kepada Allah”

63. “Orang terkaya adalah orang yang menerima pembagian takdir dari Allah dengan senang hati”

64. “Hukuman terberat dari Allah ketika Allah telah menutup diri kita untuk dapat berbuat dan melakukan kebaikan-kebaikan”

65. “Lelaki yang baik bukan mudah mengucapkan cinta tanpa mempertanggungjawabkannya dengan menikahi si dia”

66. “Berhentilah pacaran dengan bungkus bunga-bunga cinta, mulailah serius menjalin hubungan dengan berani menjabat tangan orang tuanya dipelaminan”

67. “Karena kalau memang jodoh Allah akan semakin mendekatkan, bukan menjauhkan”

68. “Kecantikan tidak ada artinya jika hati kita busuk. Seperti buku dengan sampul yang bagus, namun dengan isi yang buruk”

69. “Hal terbaik di dunia ini tidak dapat dilihat ataupun disentuh. Ia dapat dirasakan di dalam hati”

70. “Jangan pernah hari yang buruk membuatmu berpikir punya hidup yang buruk”

71. “Semua orang layak mendapatkan kesempatan kedua, tapi bukan untuk kesalahan yang sama”

72. “Jadilah pecinta, bukan pejuang. Tapi selalu bersiap untuk memperjuangkan apa yang kamu cintai”

73. “Hidup punya dua aturan: 1. Jangan menyerah, 2. Selalu ingat peraturan pertama”

74. “Lakukan apa yang benar, bukan apa yang mudah”

75. “Kamu memang tidak bisa kembali dan mengubah masa lalu, tapi kamu bisa mengubah diri dan masa depan”

76. “Jika ingin meraih sesuatu di tempat yang tinggi maka kita butuh kursi, jika kita punya impian maka kita butuh Allah dengan ikhtiar dan do’a”

77. “Percayalah kepada Allah ketika segala sesuatu tidak berjala seperti yang kamu harapkam. Allah memiliki rencana yang baik untuk dirimu”

78. “Cinta pada dunia, maka dunia akan pergi, cinta pada mnusia, manusia akan mati. Maka cintailah Allah karena dialah yang kekal abadi”

79. “Lelaki yang baik tidak akan bermain-main dengan cinta sebab dia tahu kata cinta menuntut tanggung jawab”

80. “Diri kita sendiri yang bisa menentukan apakah cinta kita berbuah dosa ataukah berbuah pahala”

Comments

Popular posts from this blog

Kata Mutiara Islam 21-40

Kata Mutiara Islam 41-60